Memuat Konten
Silakan tunggu sebentar konten sedang dimuat....

Uang Warga Desa Kebaman Srono Hilang Serentak

Warga Kehilangan uang diduga dicuri tuyul

Sejumlah warga pada dusun krajan desa kebak man kecamatan srono banyuwangi baru-baru ini dihebohkan dengan kehilangan uang secara serentak.

Namun sejak kehilangan secara serentak tersebut tidak ada bukti atau tanda-tanda pencurian. Anehnya lagi uang yang hilang kisaran jumlahnya ada beragam dan lenyap dalam satu malam. Wong yang hilang di mulai dari pecahan Rp100.000 hingga Rp300.000

Salah satu korban yang kehilangan baru menyadari ketika dia ingin menggunakan uang yang pernah diletakkan ke dalam dompetmu untuk berbelanja.

Bukan hanya satu orang saja yang mengalami kehilangan namun tetangga sekitar rumah juga mengaku kehilangan uang. Pada hari minggu tanggal 25 bulan 4 2021

Dari salah satu korban mengatakan awalnya uang Rp100.000 yang diambil lalu kemudian beberapa hari lagi hilang lagi Rp100.000, jadi uang yang hilang itu ada di dalam gulungan uang sebanyak Rp600.000 yang diikat dengan karet. Keanehan ya yang diambil hanya dua lembar uang 100 ribuan

Masih dalam pendapat Salah satu Korban yang tengah hamil 8 bulan. Padahal uang tersebut akan digunakan sebagai tambahan biaya melahirkan anak pertamanya.

Warga lainnya juga mengaku ikut kehilangan uang Rp100.000 pada hari sabtu tanggal 24 bulan 4 2021 tepatnya pada sore hari kemarin. Uang yang hilang itu dia taruh di atas lemari

Budiyarto, korban lainnya menuturkan "Pas dicek mau buat belanja istri saya tiba-tiba uang sudah nggak ada saya tanya orang rumah juga enggak ada yang tahu" ungkapnya.

Tidak jauh dari rumah budianto warga lain juga mengaku kehilangan uang kali ini nominal nya lebih besar yakni mencapai Rp300.000

Menurutnya itu adalah uang cucunya, diletakan fifalam kotak dan sudah ditata rapih. Dan anehnya dari total senua uang yang ada senilai 1.5 juta yang di ambil hanya 200ribu saja, sementara sisanya masih ada terang sudartik.

Warga kemudian menduga kejadian aneh ini dengan hal mistis, beberapa warga menganggap kehilangan uang dicuri oleh tuyul sebab uang tersebut raib secara tidak wajar, bahkan tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

(Sagita/Penulis)